Rabu, 28 Maret 2012

Laporan Eksperimen Percobaan Archimedes


Percobaan Archimedes

Tujuan:          untuk mengetahui besar gaya tekan air ke atas
                        Untuk mengetahui volume benda
                        Untuk mengetahui massa jenis benda

Alat dan bahan
1.      Gelas ukur
2.      Benda/ beban
3.      Neraca
4.      Air
5.      Benang

Dasar Teori
Sebuah benda yang diletakkan di dalam air terasa lebih ringan dibandingkan dengan beratnya ketika di udara. Perhatikan gambar di bawah ini:














Tekanan akan bertambah dengan bertambahnya kedalaman, gaya pada bagian bawah benda yang berada di dalam air lebih besar daripada gaya yang bekerja pada bagian atas benda. Akibatnya, ada selisih gaya yang bekerja pada benda yang disebut gaya apung.  Pada gambar di atas besar gaya ke bawah adalah F1 = P1A di mana P1 = Patm + ρgh1 ; sedangkan besar gaya ke atas yang bekerja pada silinder adalah F2 = P2A di mana P2 = ρgh2. Dengan demikian, selisih gaya bekerja pada silinder adalah yang bertindak sebagai gaya apungnya, yang besarnya adalah:
Fapung = F2 – F1
      = P2A – P1A
      = (Patm + ρgh2)A - (Patm + ρgh1)A
      = ρgA (h2 – h1)
karena A(h2 – h1) sama dengan volume silinder, sehingga Fapung = ρgV.
Ketika membenamkan sebuah benda yang memiliki volume V ke dalam fluida, maka akan ada fluida yang dipindahkan tempatnya, sebanyak volume benda yang dibenamkan.
Dengan demikian volume yang dipindahkan adalah V. massa benda yang dipindahkan adalah m = ρV, sehingga persamaan Fapung = ρgV = mg. Di mana mg adalah berat fluida yang dipindahkan. Kesimpulan yang dapat diambil dari persamaan tersebut dikenal sebagai hukum Archimedes, yang menyatakan bahwa gaya apung yang bekerja pada sebuah benda yang dibenamkan sama dengan berat fluida yang dipindahkan.
Langkah Kerja
1.      Siapkan gelas ukur, lalu isilah dengan air, catat volume air mula-mula
2.      Timbanglah benda dengan pegas catat massa benda
3.      Celupkan benda tersebut ke dalam gelas ukur yang sudah terisi air, catat berapa volume airnya, dan berapa massa benda setelah dimasukkan ke air
4.      Masukkan hasil pengamatan ke dalam tabel pengamatan
5.      Ulangi untuk benda yang lain

Hasil pengamatan
Tabel Pengamatan
No
Benda
Volume air mula-mula (V0)
Volume air setelah benda dimasukkan (V1)
V = V1 – V2
Massa benda mula-mula (m0)
Massa benda di air (m1)
M = m1  – m0
Ρ = m/ V
1
Kubus Alumunium
200
208
8
40
30
10
1,25
2
Kubus Kayu

200
208
8
25
19
6
0,75
3
Kuningan

200
228
28
140
110
30
1,07

Pembahasan
Pertanyaan:
1.      Hitunglah volume masing-masing benda!
2.      Hitunglah besar gaya tekan ke atas untuk masing-masing benda!
3.      Hitunglah massa jenis benda (ρ = m/ V) !

Jawaban:
1.        Kubus Alumunium                                          Kubus Kayu
V = V1- V0                                                       V = V1- V0
V =  200 – 208 = 8 ml                                      V = 208 – 200 = 8 ml

Kuningan
V = V1- V0
V = 228 – 200 = 28

2.        Kubus Alumunium                                          Kubus kayu
Fa = ρ g V                                                        Fa = ρ g V                                                        Fa = 1000 · 10 · 8 = 80000 N                                  Fa = 1000 · 10 · 8 = 80000 N

Kuningan
Fa = ρ g V
Fa = 1000 · 10 · 28 = 280000 N


3.        Kubus Alumunium                                          Kubus Kayu               

Kuningan

Kesimpulan
Dari hasil percobaan dapat disimpulkan bahwa gaya apung/ gaya tekan ke atas pada benda yang dibenamkan merupakan akibat bertambahnya tekanan terhadap bertambahnya kedalaman. Ketika membenamkan sebuah benda yang memiliki volume V ke dalam fluida, maka akan ada fluida yang dipindahkan tempatnya, sebanyak volume benda yang dibenamkan. Maka dengan demikian volume yang dipindahkan adalah V benda.

Rujukan
Foster, Bob. 2004. Fisika Terpadu  SMA 2B. Jakarta: Erlangga.
http://www.scribd.com/doc/20100820/Hukum-Archimedes di akses pada tanggal 7 Oktober 2011